Pendaftaran Online

Call For Pappers

E-tourism

Denpasar/BaliNewsNetwork.Com-Konsul Jenderal Jepang di Bali Mr. Hirohisa Chiba membuka Japanese Festival IV (J-Fest IV) yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Japanese Community of STIKOM Bali (J-COS), bertempat di aula ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Sabtu (21/09/2019) pagi. J-Fest IV ini bertemakan Eien no Kiseki yang berarti keajaiban yang abadi.

Konjen Jepang Mr. Hirohisa Chiba. Foto: BNN/RSN

Dalam sambutannya,  Hirohisa Chiba mengatakan sangat mendukung kegiatan festival Jepang ini karena hal ini membuktikan bahwa mahasiswa STIKOM Bali dan masyarakat Bali pada umumnya mau belajar tentang budaya Jepang.

Tak lupa Mr. Hiroshisa Chiba mengucapkan selamat atas perubahan status STIKOM Bali dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK) STIKOM Bali menjadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali pada 7 Mei 2019 lalu.Menurutnya kegiatan Japanese Festival ini  makin mempererat hubungan persauadaaran antara Jepang dan Inonesia, khususnya Bali.

“Kegiatan ini semakin mempererat gubungan persauadaran antara masyarakat Jepang dan Indonesia, khususnya Bali,” kata Hirohisa Chiba yang fasih berbahasa Indonesia.

Agar mahassiwa STIKOM Bali lebih mengenal Jepang, Konjen Hirohisa Chiba juga berjanji akan membantu memberikan majalah atau surat kabar berkaitan dengan Jepang. ‘Di kantor kami banyak majalah atau koran tentang Jepang kami sediakan secara gratis. Nanti saya kasihkan ke STIKOM,” kata Hirohisa Chiba.

Sebelumnya Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti – induk ITB STIKOM Bali – Prof. Dr. I Made Bandem, MA dalam sambutannya mengaku bangga dengan semangat para mahasiswa yang tergabung dalam UKM J-COS untuk menggelar acara ini. Prof. Bandem juga berjanji mengenalkan para mahasiswa ITB STIKOM Bali dengan Yayasan Persaudaraan Jepang di Bali maupun Japan Club.

“Japan Club ini kumpulan orang Jepang yang beristri atau suami Bali,” ujarnya.

Ketua Panitia J-Fest IV ITB STIKO Bali Geovany Estefan Putra Faris yang akrab dipnggil Evan menerangkan,   tujuan   dilaksanakannya event ini yakni untuk mengenalkan serta meningkatkan minat masyarakat umum khususnya pelajar tentang budaya Jepang. Selain itu diharapkan  ada hal-hal atau pengalaman baru yang didapatkan.

Dikatakan, acara yang digelar selama dua hari (21-22 September 2019) ini diikuti oleh 70 orang peserta lomba. Yakni lomba Cosplay 10 peserta, singing contest (tentang lagu berbahasa Jepang) 10 peserta, lomba sieyuu (3 peserta) dan 47 peserta mengikuti lomba OC.

UKM J-COST ITB STIKOM Bali yang kini dipimpin oleh Yoga Era Subakti ini beranggotakan sekitar 150 mahasiswa. (rsn)