Pendaftaran Online

Call For Pappers

E-tourism

Denpasar-Unit Kegiatan Mahasiwa Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (UKM KMHD) STIKOM Bali melaksanakan kegiatan Pasraman dan Pelatihan UKM KMHD 2019 di BOF (Bali Outbond & Farmstay) Bedugul. Pasraman & Pelatihan tahun ini berlangsung selama 3 hari 2 malam dengan mengusung tema “Meningkatkan Rasa Menyama Braya berlandaskan Tri Hita Karana” dengan harapan menyatukan dan menumbuhkan rasa menyama braya peserta pasraman dan pelatihan yang kedepannya dapat digunakan juga dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua panitia acara I Ketut Mahendra menjelaskan, hari pertama peserta berkumpul di kampus STIKOM Bali untuk berangkat bersama menuju tempat dilaksanakannya pesraman dan pelatihan. Sebelum berangkat kami melakukan persembahyangan bersama di Padmasana STIKOM Bali, kemudian melakukan perjalanan menuju tempat dilaksanakannya pesraman dan pelatihan yaitu di BOF (Bali Outbond & Farmstay) Bedugul. Acara diawali dengan Dharma Wacana, dimana UKM KMHD menghadirkan Wakil Rektor UNHI, I Kadek Satria, S.Ag., M.PdH dan Dr. Ir. Ni Luh Kartini,MS. selaku narasumber yang membahas tentang “Menyama Braya berlandaskan Tri Hita Karana” dan mengajak mahasiswa STIKOM Bali untuk belajar bersosialisasi, dalam hal ini adalah menyama braya seperti apa yang diharapkan oleh UKM KMHD STIKOM Bali.

Setelah Dharma Wacana, kegiatan diisi dengan olahraga bersama yang dipimpin oleh Pembina UKM KMHD yaitu Ibu Ami dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Setalah makan siang, kami melanjutkan dengan kegiatan quiz dengan materi yang bersangkutan dengan tema kami yang diikuti oleh seluruh peserta dengan sangat antusias, setelah quiz berakhir dan hari sudah mulai senja kami melakukan persembahyangan dan makan malam bersama. Kegiatan terakhir kami pada hari pertama adalah menonton “Arsip Bali 1928” yang di naratori oleh I Made Marlowe Makaradhwaja Bandem, B.Bus. Kami sangat antusias menonton arsip-arsip ini yang mana menunjukan bagaimana kondisi Bali pada saat itu, terutama dalam bidang budayanya.

"Di hari kedua, peserta bangun pada pukul 05.00 Wita, setelah semua peserta bangun mereka melakukan yoga yang di isntrukturi oleh beberapa peserta pesraman dan pelatihan. Seusai yoga peserta langsung membersihkan diri kemudian sembahyang bersama dan sarapan pagi. Kami pun melanjutkan kegiatan dengan melakukan pelatihan, dimana peserta membuat kalpika dan sirawista, pada sesi kedua peserta laki-laki membuat klakat sudamala dan peserta perempuan membuat lamak dan tipat sirikan. Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Wakil Ketua Paradah yaitu Bli Agus Siswadi dan dari Kader KMHDI yaitu Mbok Sri. Selanjutnya, setelah pelatihan selesai seluruh peserta laki-laki ngelilit sate serta mengaduk lawar, sedangkan peserta perempuan menyiapkan tempat untuk megibung. Setelah sate matang dan lawar selesai di aduk peserta kemudian melakukan megibung yang tepat pada jam makan siang. Setelah megibung, acara dilanjutkan dengan permainan atau games. Karena hampir seluruh peserta dalam kondisi basah setelah melakukan games, kami pun langsung membersihkan diri, dan melakukan persembahyangan bersama, serta makan malam. Setelah usai makan malam, untuk mengakhiri hari dengan digelar malam keakraban dengan mengundang beberapa demisioner UKM KMHD yang membagikan beberapa cerita dan suka duka tentang masa lalu mereka menjadi anggota UKM KMHD STIKOM Bali yang sangat mereka cintai," jelas Mahendra.

Pada hari terakhir peserta bangun pukul 07:00 Wita, dan memulai hari dengan senam bersama guna menghangatkan tubuh karena kondisi yang dingin pada saat itu. Kemudian kami membersihkan diri, tak lupa kami juga membersihkan area sekitar sebagai ucapan terima kasih terhadap lingkungan yang kami gunakan untuk melakukan pasraman dan pelatihan. Setelah itu, kami sarapan pagi dan menyiapkan barang-barang untuk bergegas kembali pulang. Sebelum pulang kami melakukan persembahyangan mepamit dengan mengucapkan terima kasih karena telah diizinkan menjalankan acara dengan lancar. Pada pukul 12.00 Wita kami pun meninggalkan tempat pasraman dan pelatihan yang banyak mengajarkan kami tentang rasa menyama braya dan kembali menuju kampus STMIK STIKOM Bali.