Denpasar-Bakti sosial  atau Baksos merupakan salah satu event tahunan ke-3 dari 7 kegiatan yang sudah dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Moslem Community of STIKOM Bali (UKM MCOS). Baksos kali ini sama dengan  tahun sebelumnya yaitu menularkan materi pembelajaran sebagai wujud pengabdian UKM MCOS  kepada masyarakat. Alhamdulillah Baksos dan Pengabdian Masyarakat kali ini telah berlangsung di MTS Ma’arif Desa Bungaya Kangin dan Kampung Tempajang Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem pada Sabtu, 05 Mei 2018.

Ketua Panitia Baksos dan Pengabdian Masyarakat 2018 UKM MCOS Kent Reinaldo Rafii Aziz menerangkan, Baksos dan Pengabdian Masyarakat 2018 ini bertemakan “Satukan Diri Berbagi dengan Sesama dalam Ikatan Sillaturahim”.

Baksos dan Pengabdian Masyarakat UKM MCOS kali ini memiliki rangkaian acara yang terpisah. Untuk  kegiatan dalam Pengabdian Masyarakat yaitu pengajaran, quis, pembagian hadiah,  dan makan bersama. Untuk kegiatan  Baksos yaitu pengobatan gratis, pemberian sembako, dan juga makan bersama.

Rombongan UKM MCOS berangkat dari  kampus jam 07.30 Wita, kecuali P3K berangkat duluan pada jam 07.00 karena harus sudah sampai di sana tepat waktu bersamaan dengan dokter. Seluruh panitia berangkat menuju lokasi Pengabdian Masyarakat di MTS Ma’arif. Sebelum berangkat, seluruh perserta mendapat briefing  oleh pembina MCOS Edwar Ridwan, S.Ag,. M.Kom. Rombongan tiba di lokasi pukul10.00 Wita. Sebagian  panitia dan rombongan UKM MCOS melakukan acara pembukaan di   MTS Ma’arif dan sebagian panitia dan rombongan MCOS lainya melakukan pembukaan  Baksos  di Kampung Tempajang. Jadi, UKM MCOS mengadakan 2 kegiatan yg berbeda dalam waktu yg sama.

Acara di Pengabdian Masyarakat

Kedatangan mereka  di MTS Ma’arif  disambut oleh Kepala Sekolah Sukri Ariyadi beserta  guru-guru dan para murid di sana. Diawali  dengan doa bersama  bertempat di Lapangan MTS Ma’arif  dan dilanjutkan dengan pembukaan acara diisi oleh laporan ketua panitia Kent Reinaldo dan sambutan oleh Edwar, S.Ag., M.Kom selaku perwakilan dosen sekaligus Pembina MCOS, dan sambutan dari kepala sekolah.

Setelah pembukaan dilanjutkan dengan  program pengajaran. Kali ini mengusung materi tentang Microsoft Office Excel diikuti 30 murid. Walaupun materinya tentang dasar-dasar office excel, peserta pengajaran antusias dengan meteri yang dibawakan oleh dosen STIKOM Bali  Joko Santoso dan Affan.

Acara selanjunya adalah pertanyaan atau quis yang diambil dari materi pengajaran materi excel tadi. Dari 34 murid di satu kelas,  hanya 6 orang yang diberi hadiah kenang-kenangan dari MCOS. Acara selanjutnya yakni makan bersama. Sebelum itu, karena masuk waktu  dzuhur, maka sebagai muslim diwajibkan untuk shalat 4 rakaat dzuhur di kelas yang sudah disediakan.

Setelah itu dilanjutkan dengan penutupan dan serah terima hadiah di lapangan yang dihadiri oleh kepala sekolah beserta guru-guru dan murid-murid, perwakilan senat mahasiswa dan badan legislatif mahasiswa STMIK STIKOM Bali, dan Pembina MCOS. Rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat 2018 UKM MCOS ini resmi ditutup oleh Pembina MCOS  Edwar, S.Ag., M.Kom.

Pada kesempatan ini, Pak Sukri Ariyadi selaku kepala sekolah MTS Ma’arif  tak lupa mengucapkan terima kasih kepada UKM MCOS yang telah berbagi ilmu.

Acara di BAKSOS

Setelah sampai di lokasi Baksos di Kampung Tempajang, rombongan UKM MCOS  disambut oleh perwakilan Kepala Dusun Pak Haeri beserta warganya. Diawali  dengan doa bersama yang bertempat di Masjid Zaenab  dan dilanjut dengan pembukaan acara yg diisi oleh sambutan dari Pak Haeri selaku kepala dusun.

Acara selanjutnya adalah  pengobatan gratis di Masjid Zaenab. Kali ini yang diundang sebagai tenaga medis dan paramedis adalah  dari Dompet Sosial Madani dan Bali Mengaji beranggotakan 2 orang dokter dan seorang perawat. Pengobatan dibuka untuk umum. masyarakat banyak yang datang untuk memeriksakan kesehatan maupun untuk berobat.

Sekitar pukul  12.20 pengobatan gratis berakhir. Acara selanjutnya yakni makan bersama. Sebelum itu, karena masuk waktu  dzuhur, maka sebagai muslim diwajibkan untuk shalat 4 rakaat dzuhur di Masjid Zaenab tersebut.

Upacara  penutupan dilakukan di masjid tersebut,  dihadiri oleh Pak Haeri selaku kepala dusun dan masyarakat, perwakilan senat mahasiswa dan badan legislatif mahasiswa STMIK STIKOM Bali, dan Ketua MCOS. Rangkaian kegiatan Baksos 2018 UKM MCOS ini resmi ditutup oleh ketua MCOS  dan ketua panitia. Pada kesempatan ini, Kepala Dusun yang mewakili  masyarakat desa Kampung Tempajang tak lupa mengucapkan terima kasih kepada UKM MCOS yang telah berbagi bantuan dan sumbangan kepada masyarakat.

Berbagi bukan tentang seberapa besar dan seberapa berharganya hal yang kamu beri, namun seberapa tulus dan ikhlasnya apa yang ingin kamu berikan. Kita dapat berbagi walaupun berupa pengobatan, dengan pemaparan materi Excel, karena dengan berbagi apa yang kita punya akan lebih bermanfaat untuk orang lain dan lebih berkah. Mudah- mudahan apa yang bisa kita beri kepada masyarakat dan murid-murid MTS dapat berguna untuk masa depan mereka. Mudah-mudahan Baksos dan Pengabdian masyarakat UKM MCOS   tahun depan bisa lebih sukses dan dapat membatu semua saudara-saudara yang sangat membutuhkan bantuan kita semua.  Terimaksih banyak kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah ikut andil dalam menyukseskan Baksos dan Pengabdian Masyarakat tahun ini, khususnya kepada pihak sponsorship  yang telah mendukung kegiatan ini,” demikian Kent Reinaldo, Ketua Panita Baksos dan Pengabdian Masyarakat 2018 UKM MCOS STMIK STIKOM Bali. (*)