Pendaftaran Online

Call For Pappers

E-tourism

Denpasar-Bakti sosial (baksos) bersama antara Unit Kegiatan Mahasiswa Komite Mahasiswa Hindu Dharma (UKM KMHD)  dan UKM Pasukan Keamanan Acara STIKOM Bali (PASKAMRAS) berlangsung selama  dua hari sejak tanggal 30 April 2016 sampai 1 Mei 2016 di dusun Binyan, desa Buahan, kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli. Ketua UKM PASKAMRAS Agus Arya Dana  mengatakan, acara baksos kali ini cukup istimewa karena selain dihadiri oleh perwakilan dewan kehormatan UKM PASKAMRAS, juga karena mengusung misi kemanusiaan yaitu menyerahkan  bantuan dua buah alat penampung air (tandon) bagi warga setempat.

“Air merupakan kebutuhan pokok bagi setiap mahkluk hidup tetapi bagi warga  dusun Binyan, air menjadi barang  langka. Bahkan warga terpaksa membeli air untuk kebutuhan MCK dan kebun mereka. Ini karena lokasi dusun Binyan berada di kaldera gunung Batur sehingga tidak dapat dijangkau oleh PDAM selaku BUMD penyedia air bagi kebutuhan warganya,” terang Agus Arya Dana. “Padahal”, lanjutnya, “perekonomian warga sangat tergantung pada pertanian dimana hampir semua warga menanam sayur mayur dan buah jeruk, ada juga beberapa warga berternak sapi di sekitar kebun mereka”.

Mirisnya lagi, sebagian besar warga dusun Binyan-yang masuk dalam kawasan hutan lindung ini-tidak memiliki MCK. “Persoalan utamanya karena langkanya air tadi,” tutur Agus Arya Dana. Mungkin karena kesulitan hidup seperti itu, maka begitu melihat rombongan baksos ini tiba, disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat. Anak-anak SD tak henti-hentinya  melambaikan tangan begitu mobil rombongan baksos menyusuri jalan  menuju base camp di dusun Binyan. Acara inti baksos ini adalah penyerahan bantuan dua buah alat penampungan air (tandon) bervolume 1800 liter yang diterima oleh kepala dusun setempat. Tampak warga dusun Binyan bersuka cita melihat bantuan tersebut. Fungsi alat ini adalah untuk menampung air hujan maupun air yang dibeli secara bersama oleh warga dari para penjual air yang menggunkan mobil. Warga kemudian bergotong royong membuatkan alas tandon  agar nantinya tandon lebih awet dan tidak cepat rusak. Sementara itu Ketua UKM KMHD I Putu Gede Yudhi Pratama menjelaskan, baksos bersama UKM PASKAMRAS dan UKM KMHD tidak hanya berfokus pada penyerahan tandon, melainkan juga konsen dalam kemajuan IT bagi warga dusun Binyan dengan mengadakan kelas IT untuk anak – anak SD dan STT (Sekeha Teruna Teruni). “Tujuan kami adalah memperkenalkan IT kepada anak-anak sejak dini dan memperkenalkan STIKOM Bali  sebagai kampus IT terbaik nomor 3 di wilayah Jawa Timur – Indonesia Timur,” kata Yudhi Pratama.

Selain itu juga ada pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan UKM Korps Suka Rela (KSR) STIKOM Bali, PMI Bangli, Puskesmas IV Kintamani dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli. “Kami sangat terbantu dengan  adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini,” kata Putu Pujana, seorang warga Binyan. Bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan gratis ini, juga dilaksanakan agenda lain  pengabdian masyarakat berupa bersih-bersih di areal Pura Desa Dusun Binyan bersama perwakilan STT dan warga. Kepala Dusun Binyan, I Wayan Sukarpa dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada UKM  PASKAMRAS dan UKM KMHD  karena telah  menambah senyum dan meringankan beban  warga  berupa bantuan  dua buah tandon. “Bantuan dua buah tandon oleh adik-adik dari STIKOM Bali sangat meringankan beban hidup kami. Atas nama warga Binyan saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangan tandon ini.” kata I Wayan Sukarpa.

Kata-kata kepala dusun itu bukan sekedar lips service. Antusias warga atas baksos bersama PASKAMRAS dan KMHD sangat terasa hingga rombongan meninggalkan dusun Binyan sekitar pukul 19.30 Wita. “Ketika perjalanan pulang ke STIKOM Bali, keakraban panitia dengan warga semakin amat terasa. Terbukti, malam itu  ketika kami pamitan, kepala dusun dan  beberapa warga  mengantar kami hingga di perbatasan desa,” tutur I Wayan Diki Setiawan,  ketua panita baksos PASKAMRAS dan KMHD ini. “Kami tiba  STIKOM Bali sekitar pukul 21:00 Wita,” tutupnya.(*)