Pendaftaran Online

Call For Pappers

E-tourism

Denpasar-UKM KMHD (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma) baru saja melakukan Tirta Yatra dan melukat di beberapa pura yang tersebar di Bali Barat dan Utara, dengan jumlah 8 pura antara lain Pura Rambut Siwi, Pura Tirta Segara Rupek, Pura Pemuteran, Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Kertakawat, Pura Melanting dan Pura Ulun Danu Beratan. Acara ini diikuti oleh 100 peserta dan berlangsung selama dua hari satu malam.

 

Ketua panitia Putu Gede Nugraha Widyantara menjelaskan rombongan berangkat menuju Pura Rambut Siwi pukul 07.30 Wita dan sampai di tujuan pukul 10.00 Wita. Peserta dan panitia melakukan persembahyangan di Jeroan Pura.

“Setelah melakukan persembahyangan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Rumah Makan Bidadari untuk makan siang, yang dilanjutkan dengan perjalananan ke Pura Tirta Segara Rupek. Sesampainya disana kita nunas tirta di Pura Pengayatan, lalu melukat di pesisir pantai. Kemudian nunas tirta di Tirta Pinggit Sanjiwani dan melakukan persebahyangan di Pura Bingin Kembar,” jelasnya.

Persembahyangan dilanjutkan ke Pura Pelinggih Kanjeng Ratu, Pura Penataran Agung dan Pura Pemuteran. Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pulaki yang dilanjutkan ke Pura Pabean.

“Setelah melakukan persembahyangan di Pura Pabean kami melanjutkan perjalanan menuju Rumah Makan Kenanga untuk makan malam dan MCK dan kemudian menuju Pura Kertakawat. Pura Melanting kami melakukan persembahyangan terlebih dahulu lalu kami melakukan mekemit di Wantilan pura. Keesokan harinya kami mereresik dan mepamit di Pura Melanting dan melanjukan perjalanan menuju Rumah Makan Kenangan untuk sarapan pagi dan MCK. Setelah dari Rumah Makan Kenanga kita melanjutkan ke Pura Ulun Beratan, sayangnya sesampainya disana cuaca kala itu kurang mendukung untuk melakukan persembahyangan di sana dan rombongan memutuskan untuk mepamit untuk persembahyangan di Pura Ulun Danu Beratan dan melanjutkan perjalanan menuju Rumah Makan Chen-Chen untuk makan siang. Setelah itu rombongan menjutkan perjalanan menuju ITB STIKOM BALI untuk perjalanan pulang,” ungkap Nugraha Widyantara.