Pendaftaran Online

Call For Pappers

E-tourism

UKM Tari & Tabuh

  • Bazar UKM Tari Tradisional dan UKM Tabuh STIKOM Bali

    Denpasar-Rabu, (11/04/2019) hingga Sabtu, (13/04/2019) UKM Tari Tradisional dan UKM Tabuh STMIK STIKOM Bali mengadakan BAZAR di Warung Bebek D’Uma, Denpasar.. Acara Bazar dimulai pukul 18.00 Wita yang dihadiri pula oleh perwakilan PK III, Senat Mahasiswa dan Balma STMIK STIKOM Bali. 

    Read more
  • UKM Tabuh, Tari Tradisional dan VOS Gelar Seni Akhir Pekan

    Denpasar-Unit Kegitan Mahasiswa (UKM) Tari Tradisional “Pragina”, UKM Tabuh  “ Bramara Gita”, dan UKM VOS “ Voice of STIKOM ” STMIK STIKOM Balikembaliberpartisipasi dalam Bali Mandara Nawanatya II.

    Gelar Seni Akhir Pekan yang dilaksanakan pada Jumat, 27 Oktober 2017 di Madya Mandala, Taman Budaya Art Center, Denpasar ini mendapat aplaus dari ratusan penonton, tak hanya dari mahasiswa STIKOM Bali melainkan juga masyarakat umum. Termasuk perwakilan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

    Tampak hadir di VVIP kursi penonton adalah Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti-yang menaungi SDTIKOM Bali yakniProf. Dr. I Made Bandem, MA dan istriDr. NLN Suasthi Widjaja Bandem, sertaperwakilan dari Pembantu Ketua III, Senat Mahasiswa dan Balma STMIK STIKOM Bali.

    Acara dimulai pada pukul 20.00 dengan diawali Garapan “Sekar Sanjiwani” dari UKM Tabuh danUKMTari, kemudian disusul dengan Garapan Tabuh “Pada Lima” oleh UKM Tabuh.

    Seanjutnyapertunjukkan paduan suara dari UKM VOS, dan terakhir yaitu kolaborasi antara UKM Tabuh dan UKM VOS.

    Ketua panitia Gelar Seni Akhir Pekan Ni Putu Krisna Dewi menerangkan, acara yang berlangsung meriah dan sukses ini tak lepas dari dukunganseluruh anggota UKM Tabuh, UKM Tari Tradisional, dan UKM VOS dan tentu saja kampus STMIK STIKOM Bali yang telah mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan olehmahasiswa.

    “Atas semua itu, saya atas nama panitia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Semoga kerja sama ini terus dipertahankan untuk kegiatan lain di masa mendatang,” kata Ni Putu Krisna Dewi.(*)

    Read more